Jumat, 06 Januari 2012

Gyung Dan - Korean Sweet Rice Balls

Lagi ubek-ubek resep masakanku, pengen posting cemilan kesukaan Raffa namanya Gyung Dan. Gyung Dan merupakan cemilan khas korea, sebenernya aku juga baru tahu kalau Gyung Dan ini cemilannya orang korea saat aku membaca Detik Food. Sebelumnya aku ga tau juga, karena memang sampai saat ini belum pernah makan Gyung Dan asli korea. Pernah sempat lihat di Namdaemun Market, tapi saat itu ga minat untuk beli. hehe.. Gyung Dan ini adalah bola-bola kenyal yang dibuat dari tepung beras, kalau di Indonesia seperti apa yah?? hmm.. Mochi mungkin ya. Langsung aja ya lihat resepnya:



Bahan-bahan:
- Tepung beras
- Gula pasir (takaran sesuai selera)- untuk adonan dan untuk campuran bubuk kacang
- Air panas
- Air dingin
- Bubuk kacang
- Wijen

Wadah 1,
- Siapkan tempat (mangkuk berisi air dingin)

Wadah 2,
- Siapkan tempat (mangkuk berisi campuran bubuk kacang+gula pasir)

Wadah 3
- Siapkan tempat (mangkuk berisi biji wijen)

Cara membuat:
1. Siapkan wadah baskom, uleni Tepung beras, gula pasir, air panas. Aduk sampai rata hingga kalis. kemudian bentuk bulat.
2. Siapkan panci, masak air hingga mendidih (api sedang, biarkan terus menyala). Kemudian cemplung adonan tepung beras yang sudah dibentuk. Tunggu sampai bulatan tersebut naik ke atas permukaan air. Angkat.
3. Bulatan yang sudah matang celupkan ke wadah 1, dilanjut ke wadah 2, terakhir wadah 3. Lakukan seperti itu hingga bulatan habis. sajikan di piring saji.


TIPS:
"Agar saat membentuk bulatan tidak lengket di tangan, basahi kedua tangan, lalu di kepret-kepret agar tangan tidak terlalu becek/basah (jangan dilap ya..)".

Note:
Sebenernya Gyung Dan ini resep asli koreanya terdapat isi kacang merah pasta. Pasti lebih yummy deh. untuk resep dengan isi pasta kacang merah lihat disini yah..  Di website itu taburannya lebih bervariasi.

Selamat Mencoba..



Pempek

Siapa yang tak suka dengan makanan yang satu ini??? kalau aku pribadi dan juga suamiku suka banget dengan makanan khas Palembang ini. Pempek. Kalau dulu saat kami masih tinggal di Jakarta, sangat mudah sekali mendapatkan Pempek ini. Jangankan di Jakarta, di seluruh daerah di Indonesia mungkin kita bisa menemukannya.

Tapi semenjak kami tinggal di negri gingseng ini, tampaknya aku tidak menemukan keberadaan pempek disini, padahal udah kangen berat. Ternyata cara membuatnya mudah, jadi bisa langsung dipraktekkan di rumah. Hasilnya gimana? kalau menurut suamiku-----juri tetapku nih.. rasanya enak, nagih sepertinya... lah gimana ga nagih, hampir setiap minggu restok pempek.



Bahan-bahan pempek sbb:
- 1 kg Ikan Tenggiri fillet
- 2 butir telur
- 500 gram Tepung kanji/sagu
- 1 sdm Tepung terigu
- 4-5 siung Bawang putih (dihaluskan)
- Air es secukupnya
- Garam secukupnya
- Minyak goreng
- Air untuk merebus

Bahan-bahan untuk kuah pempek sbb:
- Gula Jawa
- 3 siung Bawang putih (dihaluskan)
- Asem jawa secukupnya
- Cabai rawit (haluskan).
- Sejumput garam
- Air mineral

Bahan tambahan:
- Timun, potong kotak-kotak kecil 


Cara membuat pempek:
1. Masukkan ikan Tenggiri, bawang putih ke dalam food processor, haluskan.
2. Daging ikan tenggiri yang sudah dihaluskan dipindahkan ke wadah, kemudian dicampur dengan telur, garam, tepung kanji, tepung terigu, air es. uleni hingga kalis tapi masih lengket di tangan.

3. Di wadah lain (panci) siapkan air mineral, rebus dan tuang sedikit minyak goreng agar tidak lengket antar pempek. tunggu sampai air mendidih.
5. Setelah air mendidih. taburkan sedikit tepung sagu ke kedua telapak tangan dan juga diatas adonan, agar mudah mengambil dan membentuk adonan ikan. Bentuk menjadi lenjer atau isi dengan telur kapal selam, langsung cemplungkan ke dalam rebusan air. Rebus hingga adonan naik ke atas permukaan air. angkat, tiriskan.

Cara membuat kuah pempek:
1. rebus semua bahan hingga mengental


Note:
1. Pempek yang sudah direbus tadi bisa disimpan di dalam kulkas untuk stok.
2. Ketika pempek akan dihidangkan jangan lupa digoreng dahulu, atau boleh juga langsung dimakan jika suka.



Selamat mencoba... ^_^



Selasa, 27 Desember 2011

Steam Tahu Jamur

Mungkin bagi sebagian Ibu, dan aku khususnya paliiinggg bingung untuk menentukan menu makanan. Apalagi saat harus menggonta ganti menu makanan, karena kebetulan aku harus masak 2 x. Satu menu untuk aku dan suami dan satu menu lagi untuk Raffa, daaaannn aktivitas masak memasak ini rutin dilakukan. hufff... alhasil harus berfikir keras dan langsung ubek-ubek resep online. Tapi terkadang udah ubek-ubek macem-macem resep tetep belum sreg, bukan karena resepnya ga enak, tapi kadang karena bahannya emang ga ada atau akunya yang keburu males karena ga mau repot. Nah kalau udah gini ujung-ujungnya ga jadi nyontek resep tapi malah buat resep uji coba a.k.a asal-asalan, cemplung ini itu. hehehe.....

Kali ini resep uji coba untuk menu-nya Raffa. Pagi-pagi dengan mood yang males-malesan tapi hati tetep khawatir kalau anak ga makan, jadilah menu dengan judul di atas...


Bahan-bahan:
- Wortel (potong suka-suka, bisa potong cincang, potong korek api, dll..)
- Daun bawang (iris tipis)
- Telor ayam (aku pakai 2 telor)
- Sosis (aku pakai sosis ayam, potong bulat kecil)
- Tahu putih (diremek-remek)
- Garam
- Lada
- JamurShitake (potong tipis)

Bagiku, dalam resep ini, peran jamur Shitake penting banget. jadi jangan lupa ya ikutan nyemplung.


Cara membuat:
1.  Campur telor ayam, garam, lada. Kocok
2.  Setelah itu masukkan wortel, daun bawah, tahu putih, sosis, jamur ke dalam campuran telor. aduk rata
3. Siapkan mangkuk tahan panas, masukkan campuran telor isi tadi ke dalam mangkuk. kemudian steam.
4. Jangan lupa sambil diintip-intip hingga telor isinya matang, angkat, sajikan..



Kamis, 22 Desember 2011

Hari Ibu: Mama is Beside You



Who fed me from her gentle breast
And hushed me in her arms to rest,
And on my cheek sweet kisses prest?
My Mother.

~Ann Taylor
---------------------------------------------------
Who ran to help me when I fell,
And would some pretty story tell,
Or kiss the place to make it well?
My mother.

~Ann Taylor

"SELAMAT HARI IBU" khususnya untuk Mamaku dan Ibuku (terima kasih untuk selalu ada terus disampingku untuk menyemangatiku, terima kasih atas perhatian dan juga masukan-masukan, nasehat yang diberikan agar aku bisa menjadi wanita sepertimu Mama dan Ibu. Walaupun jarak memisahkan, tapi hati ini dan doa ini selalu ada untukmu), "SELAMAT HARI IBU" juga untuk seluruh Mommy dimanapun berada.. 

Oh ya, menyambut Hari Ibu ini, aku jadi ingat beberapa hari yang lalu sempat blogwalking ke tempat Ibu Dey, eh kok ada "Kontes Potret Perempuan dan Aktivitasnya", jadi tertarik untuk ikutan. Secara kontes ini untuk menyambut hari Ibu, yang kebetulan sekarang aku sudah jadi mommy juga nih, jadi tambah semangat. Langsung deh aku ngubek-ngubek folder di kompi, dan ini diaaa...


Foto ini diambil saat aku dan anakku-Raffa sedang menghabiskan akhir pekan kami di Lotte World (Taman Hiburan seperti Dufan), Seoul. Saat itu kita sedang naik carousel, dan tadinya Raffa aku taruh sendiri di kuda-kudaannya (aku memegangi dari samping), maksud hati pengen membuat anak seneng tapi ternyata Raffanya ketakutan. Jadilah aku ikut naik juga di atas kuda, dan kembali ke masa anak-anak.hehe..malu sih, tapi demi Raffa mama tetap akan menemani.

("Mama akan menemani dan selalu ada untuk Raffa setiap detik, setiap jam dan setiap hari dan terus mendampingimu anakku, hingga suatu saat nanti dimana Raffa dapat "berdiri sendiri dengan kakimu").




Potret ini di ikut sertakan dalam Kontes Perempuan dan Aktivitas yang di  selenggarakan  oleh  Ibu Fauzan dan  Mama Olive.



Selasa, 20 Desember 2011

Pizza Mini

Akhirnya kelar juga masak last minutes dot com (ga last minutes juga sih, cuma berasa kesorean aja), dan juga kelar nyuapin Raffa. Sekarang bisa santai sejenak. Kali ini aku mau berbagi resep yang pernah aku contek dan aku praktekkan tentunya dari Resep Masakan Indonesia, resep adonan kulit pizzanya mudah sekali dan kudu dicoba juga deh. Tapi kali ini karena lagi-lagi keterbatasan peralatan masak (ga punya oven), jadi aku pakai Happy Call. Jadilah Pizza mini ini..


Untuk adonan dasar kulit pizza; 

- Tepung terigu protein tinggi, 250 gram
- Ragi instant, 7 gram
- Susu cair, 125 ml
- Minyak sayur, 25 ml
- Mentega tawar, 25 gram
- Garam, 5 gram

Cara membuat:
1. Campur terigu dan ragi instan.
2. Buat lubang di tengahnya, tuang susu sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata.
3. Tambahkan garam, aduk hingga rata.
4. Tambahkan minyak sayur dan mentega tawar, uleni hingga kalis.
5.Diamkan adonan selama sekitar 20 menit. Adonan siap digunakan.

Isian dalam Pizza:

- Daging Giling
- bawang putih
- bawang bombay
- garam
- gula
- saos tomat
- minyak/margarin untuk numis

Cara membuat:

1. Tumis bawang putih + bawang bombay dengan minyak/margarin.
2. Masukin daging giling tumis.
3. Masukkan saos tomat, (garam+gula>>perbandingan lebih banyak gula dibanding garam)-sambil dirasa2in yah, kira2 jadinya rasanya spt saus bolognise.
4. Tumis hingga daging matang

Tambahan toping atas:
- paprika
- sosis
- keju + oregano (paling penting)

Setelah itu bakar dengan Happy Call atau oven :)

Selamat mencoba.. ^_^

Senin, 19 Desember 2011

Slruppp.. Manisnya...!!!

*_* winkwink.. Siapa yang tidak tertarik saat melihat merah meronanya strawberry ini?? apalagi saat aku dengar dari temanku kalau strawberrynya rasanya manis. yummy...
Tadi pagi saat aku pergi ke supermarket terdekat untuk belanja keperluan Raffa, strawberry ini serasa melambailambai memanggilku *hihihi.. berlebihan... Tapi bener loh, karena aku lihat di satu rak terjejer banyak strawberry yang merah dan segar. Kebetulan aku juga ingin membeli buah untuk Raffa, jadi tertarik beli strawberry ini. Walaupun harga strawberry sedang naik, tapi ga papah lah yaa sekali-kali..  Akhirnya strawberry ini masuk ke bon belanja.

Sampai di rumah, aku mencobanya, dan benar saja rasanya tidak asam loh. manisss... Jadi ketagihan, apalagi Raffa, bolak balik buka kulkas minta diambilkan strawberry. Yak.. papanya Raffa semoga cepat pulang yah, sebelum strawberrynya ludes dimakan Raffa. hehe...

Brownies Andalanku


Duhh.. lagi rajin-rajinnya ngeblog, yang tadinya ga ada kerjaan aku langsung oprek-oprek resep-resep masakan yang pernah aku buat. Kali ini aku share brownies andalan yang jadi favorite Raffa, aku dan suami. Tapi tetep yah.. karena keterbatasan peralatan alias ga punya oven, jadi aku pakai happy call.

125 gr margarin
250 gr dark cooking chocolate, dipotong-potong
3 butir telur
225 gr gula pasir
75 gr tepung terigu
20 gr coklat bubuk
20 gr susu bubuk
1/4 sdt baking powder

Cara membuat :
1. Tim coklat & margarine sampai meleleh, sisihkan
2. Dalam wadah lain, kocok telur dan gula pasir hingga kental
3. Tambahkan campuran coklat sambil diaduk rata.
4. Masukkan tepung terigu, susu bubuk, coklat bubuk dan baking powder, sambil diayak dan diaduk rata.
5. Tuang adonan ke happy call yg sebelumnya sudah di lumuri margarin (biar ga lengket), sebenernya tanpa dilumuri margarin pun ga lengket juga sih, cuma jaga2 aja.hihihi..
6. masak dengan api paling kecil selama 20 menit, sambil diintip kematangannya.

Bagiku brownies yang enak itu tidak kering, jadi ada tekstur coklat basahnya. Nah itu dari coklat batang yang dilelehin sama margarine. jadi coklat lelehnya takarannya bisa lebih dari yg tertera. tapi jangan kebanyakan juga. O iya jika suka manis bisa ditambahin takaran gulanya.


Selamat mencoba... ^_^