Selasa, 19 Mei 2015

Bubbles dalam Minuman

Kalau jalan-jalan ke Mall, paling suka sekali jajan minuman bubbles. Selain ya memang minuman dinginnya bikin seger, tapi di dasar gelas terdapat si bulat hitam favorit. Sambil minum sambil olah raga rahang (ngunyah). Baru-baru ini temanku berbaik hati memberikan resep si bubbles ini. Yuks mari mengunyah.. ;)


Bahan-bahan: 
4 1/2 sdm tapioka

100 ml air panas
2 sdm gula
sejumput garam
vanilla
pewarna makanan

Cara membuat:
1. Aduk rata air panas, gula dan garam.
2. Tuang air gula ke campuran tapioka, aduk rata. kemudian beri pewarna.
3. Didihkan air di panci, kemudian cemplungkan adonan tapioca yang dibentuk bulat-bulat ke dalam air mendidih, rebus hingga mengapung.
4. Angkat, langsung cemplungkan ke dalam air dingin.




Soft Bread

Aku selalu dibuat penasaran ketika menyantap dan melihat roti, penasaran bagaimana caranya bisa membuat roti yang lembut dan empuk. Walaupun sebenarnya aku bukan penggemar roti, tapi karena di rumah ada dua anak kecil yang doyan banget nyemil jadi aku tertantang untuk membuat roti yang enak untuk mereka. Dengan membanding-bandingkan beberapa resep, kali ini aku coba membuat roti lembut (soft bread).

Kali ini bisa dibilang agak nekat dan maksa sih, karena yang biasanya membuat roti itu menggunakan tepung terigu berprotein tinggi ini aku ganti dengan menggunakan tepung terigu all purpose. Kenapa? ya karena lagi kehabisa stok terpung protein tinggi aja sih, tapi sudah keburu ngebet pengen buat roti. Kemudian mengenai tekstur adonan roti kali ini lebih lembek dan lengket dari adonan roti yang sebelumnya pernah ku buat. Tetapi lama kelamaan, setelah diberi butter dan diuleni terus, adonan akan lepas dari tangan (tidak lengket). Daaan nguleni nya itu loh gemesss, kaya karet. hehehe.. langsung aja yuk ikut mencoba resep ini:


2 cups Tepung terigu protein tinggi
3/4 cup susu cair+1 1/2 sdm susu cair (hangat)
1 sdt garam
4 sdt butter
1 1/2 sdm susu bubuk
2 sdm ragi
1 sdm gula




Cara membuat:
1. Di gelas mix susu cair hangat, ragi, gula dan diamkan kurang lebih 10 menit sampai berbusa.
2. Di mangkuk adonan, campur tepung terigu, susu bubuk, garam.

3. Setelah campuran ragi berbusa tuang ke tepung, uleni sebentar. Tekstur memang lembek dan lengket. Kemudian beri butter nya. Uleni kurang lebih 20 menit. Lama kelamaan teksturnya tetep lembek, tapi tidak dlengket di tangan.
4. Diamkan di wadah tertutup min 1 jam. Bentuk dan beri isian sesuai selera kemudian diamkan lagi 10 menit. Oven selama 15 menit suhu 175-180derajat celcius.

Optional: Kalau aku mencoba menambahi 1 butir telur dan juga 1/2 sendok makan bread improver.



"Selamat Mencoba"




Kamis, 14 Mei 2015

KUE PEPE




Waktu kecil aku paling senang menanti saat mamaku pulang dari arisan ibu-ibu komplek, dan hal yang pertama kali aku lakukan adalah membuka kotak snack nya. Kue pepe ini sering sekali berada di dalam kotak snack di acara arisan, dan menjadi salah satu kesukaanku. Untuk mengobati rindu dengan si kue pepe ini, aku bela-belain deh untuk membuatnya. Ternyata membuatnya butuh ditambah vitamin "S"~Sabar... karena harus bolak balik keluar masuk dandang kukusan, dan memasukkan adonannya jg dibuat tipis-tipis supaya cantik nanti hasilnya. Berhubung di rumah hanya ada kukusan kecil, jadi kue pepenya lapisannya hanya sedikit dan ukurannya kecil, karena nyetaknya pakai mangkok kecil.
Berikut resep dari sajian sedap:

Bahan-bahan/bumbu-bumbu:
1.500 ml santan dari 1 butir kelapa 
5 lembar daun pandan 
20 lembar daun jeruk purut, dibuang tulang
625 gram tepung sagu 
3 sendok makan tepung beras 
400 gram gula pasir 
2 sendok teh garam 
1/4 sendok teh pewarna merah cabai 
3 tetes pewarna hijau tua 
Cara membuat:
  1. Rebus santan, daun pandan, daun jeruk, dan garam hingga mendidih. Diamkan sampai hangat.
  2. Campur tepung sagu, tepung beras, gula pasir, dan garam. Tuang santan sedikit-sedikit sambil diaduk rata.
  3. Ambil 1/3 bagian adonan. Tambahkan pewarna merah cabai. Aduk rata. Sisihkan.
  4. Oles loyang 20x20x7 cm dengan minyak goreng. Alasi dengan plastik.Panaskan dalam kukusan di atas api sedang.
  5. Tuang 1 sendok sayur (125 ml) adonan putih. Kukus 5 menit di atas api sedang. Tuang 1 sendok sayur adonan putih di atasnya. Kukus kembali 5 menit. Tuang 1 sendok sayur adonan merah. Kukus kembali 5 menit. Tuang 1 sendok sayur adonan putih. Kukus 5 menit. Tuang lagi 1 sendok sayur adonan putih. Kukus 5 menit. Tuang 1 sendok sayur adonan merah. Kukus 5 menit. Lakukan sampai adonan habis.
  6. Untuk lapisan terakhir ambil adonan putih. Tambahkan pewarna hijau. Kukus 20 menit hingga matang. Dinginkan.


Minggu, 12 April 2015

Gudeg Jogja

Jika singgah di Yogyakarta, selain mengunjungi tempat-tempat wisatanya jangan lupa juga mencicipi kuliner khas Jogja, salah satunya adalah Gudeg Jogja. Gudeg Jogja menjadi salah satu makanan favoritku jika sedang liburan ke rumah mertua. Kadang saat sarapan, di meja makan tersedia hidangan gudeg beserta sambal goreng kreceknya. Rasanya jangan ditanya, bagi pecinta makanan manis dan pedas, perpaduan antara si gudeg manis dan juga sambal krecek yang pedas rasanya nikmat sekalee...

Saat tinggal jauh dari tempat asal si gudeg, terkadang kangen ingin makan makanan satu ini. Tapi gimana ya jika disekitar tempat tinggal kita tidak ada yang menjualnya? ya buat sendiri aja ya klo gitu.. Langsung duduk manis di depan laptop, cari-cari resep dan ketemulah resep dari mba Diah didi. Rasanya ga kalah deh sama yang dijual di Jogja... endesss... Dan masaknya juga bisa ditinggal nyambi-nyambi nyuapin anak, nyapu, ngepel, dll.. hehe... ya karena ketika memasak gudeg, kita harus menunggu hingga airnya asat dan meresap ke dalam isian gudegnya. Yuk ikutan mencoba membuat Gudeg Jogja.

 Bahan-bahan:
- Nangka muda
- Telur rebus
- 6 Lembar daun salam
- 3 cm Lengkuas
- 2 Batang sereh
- 3 Lembar daun jeruk
- Gula Jawa
- Garam
- Santan

Bumbu halus:
- Segenggam bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 8 butir kemiri
- 1 sdt ketumbar


Cara membuat:
1. Letakkan di dasar panci, daun salam, lengkuas, sereh, daun jeruk, bumbu halus, gula jawa, sedikit garam. (pemberian gula jawa dan garam saat awal sedikit dulu, jika kurang manis dan asin bisa ditambahkan kemudian)
2. Letakkan nangka dan telur diatas bumbu. kemudian tuang santan hingga menutupi nangka dan telur.
3. Masak dengan api sedang, hingga air habis terserap dan bumbu sudah masuk ke isian.
4. Hidangkan gudeg dengan sambal kreceknya.

Selamat mencoba.. ^ ^










Terus bumbu lainnya : Bawang putih 4 siung, Kemiri 8 butir, Ketumbar 1 sendok teh. Bumbu rempahnya : Daun Salam 6 lembar, Lengkuas 3 cm , Sere 2  batang, memarkan, 3 lembar daun jeruk purut,  sobek2. - See more at: http://www.diahdidi.com/2013/06/gudeg-yogya-buatan-sendirikompletplus.html#sthash.upSexLIa.dpuf

Senin, 16 Februari 2015

Ongol-Ongol

Kali ini mari mengolah singkong lagi. Setelah beberapa hari yang lalu mencoba membuat getuk lindri dan gatot alias gagal total, hari ini mending cari-cari resep olahan singkong lainnya. Mondar-mandir tanya google dan pilihan ku hari ini jatuh pada jajanan pasar warna-warni nan cantik dan juga salah satu jajanan pasar favorit. Rasanya manis, teksturnya kenyal tapi lembut saat digigit. Jajanan pasar ini bernama Ongol-Ongol.



Ongol-Ongol
by: Ricke Indriani

Bahan:
1 kg singkong parut atau haluskan dengan chopper
350 ml santan sedang (jika memakai santan instan~200 ml santan kental instant ditambah air 150 ml)
200 gram gula pasir
1 bungkus agar-agar bubuk putih
1/4 sdt vanili bubuk
Pewarna makanan (aku pakai pewarna makanan Wilton warna merah dan biru)

Taburan:
100 gram kelapa parut setengah tua
1/4 sdt garam
1/4 sdt vanili bubuk
---> Semua bahan dicampur jadi satu dan kukus selama 10 menit

Cara membuat:
1. Siapkan kukusan dan didihkan air. Bungkus tutup kukusan dengan serbet.
2. Siapkan loyang, olesi dengan minyak goreng, alasi dasarnya dengan plastik tahan panas food grade dan olesi lagi. Sisihkan.
3. Peras air singkong tapi jangan sampai singkongnya jadi kering, buang airnya. Sisihkan parutan singkong.
4. Dalam wadah/baskom, campur rata gula pasir dan agar-agar bubuk. Masukkan santan. Aduk rata.
5. Masukkan singkong parut dan vanili bubuk. Aduk rata.
6. Bagi adonan menjadi 3 bagian sama rata. Satu bagian diberi pewarna hijau (aku pasta pandan), satu bagian lagi diberi pewarna merah (aku pasta cocopandan) dan sisanya biarkan putih.
7. Tuang adonan hijau dalam loyang. Kukus 20 menit hingga matang. Tuang lagi adonan putih, kukus lagi 20 menit. Terakhir tuang adonan merah dan kukus 30 menit hingga matang. Angkat dan biarkan dalam loyang hingga benar-benar dingin.
8. Keluarkan kue dari loyang, potong-potong dan balut dengan kelapa parut kukus.

Tips:
- Jangan mengeluarkan kue dari loyang selagi masih panas karena kue masih lembek dan belum kokoh, nanti hancur.
- Agar memotongnya rapi dan tidak lengket di pisau, bungkus pisau dengan plastik (aku pakai plastik bening) baru gunakan pisau untuk memotong.








 

Aneka Bakso Sapi & Kuah Bakso

Beberapa bulan terakhir ini jarang banget mengolah daging sapi. Paling banter daging sapi cuma diolah untuk bbq berdua suami, walhasil sering banget daging di freezer lama habisnya. Hari ini mumpung masih pagi langsung ambil daging sapi dan diolah menjadi pentol bakso. Nah kalau sudah jadi bakso gini, anak-anak jadi mau ikut nyolek juga. Dari 2 kali percobaan sebelumnya yang tanpa es batu, percobaan ke 3 ini lah yang aku cari. Bakso yang kenyal dan saat digigit krenyes. Alhamdulillah i got it... hehehe.. *nyengirkesenengan*








Resep Pentol Bakso Sapi :
- 1 kg daging sapi tanpa lemak giling (kemarin aku masih menggunakan yg berlemak)
- 5 sdm tepung tapioka
- 2 butir putih telur
- 6-7 bawang putih
- 8 bawang merah, iris kemudian goreng dan haluskan
- Gula secukupnya
- Garam dan lada sesuai selera
- 1 sdm baking soda
- 100-150 gram es batu
- 1 sdm minyak wijen

Cara membuat:
1. Panaskan air di panci hingga mendidih, matikan.

2. Campur daging, bawang putih, bawang merah, gula, garam, lada, es batu. Giling dengan food processor.
3. Setelah halus, masukkan putih telur dan tepung tapioca, giling hingga rata.
4. Bentuk adonan dengan cara diremas dan dikeluarkan melalui selah jari telunjuk dan jempol. Setelah bulat, ambil dengan sendok dan cemplungkan ke air panas di dalam panci. (kompor tidak usah dinyalakan).
5. Setelah semua adonan bakso masuk ke dalam panci, nyalakan kompor, rebus sebentar, dan angkat.
6. Bakso siap digunakan, atau disimpan di dalam freezer.

Isian bakso mercon:
- 8 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 15 cabe rawit
- Daging giling secukupnya atau kikil
- Gulgar
- Sedikit air

Cara membuat:
1. Rajang bawang merah, bawang putih, cabe rawit.
2. Tumis rajangan hingga harum dan setengah matang, kemudian masukkan daging giling. Beri air untuk meresapi bumbu ke daging. Beri sedikit gula dan beri garam. Cicipi hingga rasanya pas. Masak hingga air asat.
3. Jadikan isian bakso

Kuah Bakso:
- Tulang kaki sapi
- Air untuk kuah
- 12 siung bawang putih (geprek)
- Batang daun bawang
- Batang seledri
- Lada
- Gula
- Garam

Cara membuat:
1. Rebus tulang dengan air yang nanti nya akan menjadi kuah bakso, rebus hingga tulang mengeluarkan minyak kaldu.
2. Setelah minyak kaldu keluar cemplungkan bumbu-bumbu lainnya.
3. Sajikan dengan bakso dan pelengkapnya (mie, sawi hijau atau phokcoy, toge), beri kecap, sambal, taburi seledri dan bawang goreng.









Minggu, 15 Februari 2015

Kue Soes Vla

Pertama kali membuat kue sus, aku sempat putus asa. Kenapa? ya karena gagal.. pertama adonan saat dioven meleleh, dan kedua saat dikeluarkan dari oven kulit sus nya mengempis. Sedihh rasanya.. tetapi tetep penasaran hingga akhirnya sukses juga..

Dari bahan-bahannya tidak terlalu rumit, dan ternyata Raffa dan Evan suka dengan kue yang satu ini. Jadi tambah semangat deh buatnya. Apalagi saat melihat kulit sus mengembang dengan sempurna, wow rasanya seneng banget, melihat kulit sus cantik-cantik..




Kali ini resep kulit sus dan vla vanilla aku mempraktekkan resep dari Just Try and Taste, sedangkan untuk Vla keju dari temanku Mba Nony Daulika. Berikut resepnya:

Bahan Kulit Sus:
- 70 gram tepung terigu serba guna (mis. Segitiga Biru, bisa juga menggunakan Kunci Biru)
- 1/2 sendok teh gula pasir
- 1/4 sendok teh garam
- 57 gram mentega (jika mentega telah asin tidak perlu menambahkan garam)
- 120 ml air
- 2 butir telur, kocok lepas

Cara membuat:
1. Dalam mangkuk aduk rata tepung terigu, gula pasir, garam.
2. Panaskan air dan mentega di panci, matikan kompor, angkat.
3. Setelah mendidih masukkan tepung ke dalam air dan mentega yang telah mendidih, aduk rata dengan cepat. 
4. Hidupkan kembali kompor, masak kembali adonan di panci selama kurang lebih 2-3 menit. angkat. sisihkan.


Bahan vla vanilla:
- 4 butir kuning telur
- 50 gram tepung maizena
- 100 gram gula halus (haluskan gula pasir menggunakan blender)
- 500 ml susu cair
- 1 sendok teh vanilla ekstrak
- 50 gram mentega
Cara membuat:
1. Siapkan mangkuk, campur tepung maizena, gula halus dan telur. Aduk hingga menjadi pasta.
2. Rebus susu cair dan vanila ekstrak, rebus hingga hampir mendidih. matikan kompor, angkat.
3. Ambil sedikit rebusan susu dan tuang ke dalam mangkuk tepung, aduk rata hingga cair.
4. Masukkan adonan tepung di mangkok ke dalam panci rebusan susu. 
5. Nyalakan kompor, dan masak kembali hingga adonan menjadi kental seperti vla untuk sus. Matikan api, tuang margarin dan aduk hingga rata. Vla siap dipakai.
Bahan vla keju: 
-  250 ml susu cair
- 25 gr gula pasir
- 1/8 sdt garam
- 50 gr keju cheddar parut (aku kadang diganti keju slice yg easy melt)
- 30 gr maizena
- 50 gr white cooking chocolate, cincang
- 1 kuning telur, kocok lepas
- 1 sdm margarine/butter
- 1/2 sdt vanilla
- Keju cheddar parut utk isian
Cara membuat:
1. Panaskan susu + gula + garem dengan api kecil hingga mendidih pinggirnya. Tambahkan keju parut hingga larut. Matikan api lalu tambahkan kuning telur hingga rata. Masak kembali dgn api kecil hingga meletup2 angkat lalu tambahkan margarine dan vanilla. Aduk sampai dingin.
2. Isi kulitnya dgn vla dan taburan keju parut.